Menyoal Fungsi Iklan Koran Daerah

Menyoal Fungsi Iklan Koran Daerah

Iklan koran daerah tentunya tidak sama dengan iklan koran nasional. Begitu juga tarif iklannya, target pasar yang ingin dicapai, maupun dengan manajemen periklannya. Koran daerah merupakan surat kabar atau media massa cetak yang diterbitkan di daerah. Meskipun merupakan koran daerah, namun kadang pemilik korannya tidak selalu merupakan pengusaha daerah juga. Bahkan tak jarang pengusaha yang telah memiliki koran nasional juga menerbitkan dan membuat koran daerah untuk berbagai kepentingan bisnisnya.

Jawa Pos merupakan koran nasional yang sudah eksis, begitu juga dengan Harian Kompas. Namun untuk mendukung kepentingan pemasaran di daerah, Jawa Pos juga menerbitkan atau membuat Koran-koran daerah yang bernaung dalam jaringan Koran yang diberi nama Radar. Sehingga ada Koran Radar Jogja, Radar Solo, Radar Banyuwangi, dan Koran Radar lainnya sesuai dengan nama daerahnya masing-masing.

Begitu juga dengan Harian Kompas. Koran yang tergabung dalam Gramedia Group ini menerbitkan dan membuat Koran Tribun di berbagai daerah. Sehingga ada Koran Tribun Jogja, Tribun Semarang, dan surat kabar Tribun lainnya yang namanya juga disusuaikan dengan nama daerahnya.

Selain itu tak sedikit juga Koran daerah yang memang diterbitkan dan dibuat oleh pengusaha surat kabar daerah tanpa melibatkan jaringan koran nasional. Di Semarang kita mengenal adanya Harian Suara Merdeka, di Bandung ada Pikiran Rakyat, di Yogyakarta ada Harian Kedaulatan Rakyat, dan sebagainya. Koran-koran daerah ini umumnya merupakan surat kabar yang memiliki sejarah yang panjang dengan berbagai kendala dan tantangan yang dihadapinya. Harian Kedaulatan Rakyat misalnya, Koran daerah yang terbit di Yogyakarta ini merupakan koran tertua yang masih mampu bertahan hingga sekarang.

Jaringan Iklan Koran Daerah

Koran-koran daerah yang diterbitkan oleh pengusaha daerah tentu saja berbda dengan Koran daerah yang diterbitkan dalam jaringan Koran nasional. Kalau dicermati dari isi beritanya, mungkon kedua jensi Koran daerah tersebut tidak terlalu terlihat perbedaannya. Begitu juga dengan jenis dan ragam beritanya. Sebab bagaimana pun juga Koran daerah dibuat berdasarkan riset yang dilakukan terhadap keinginan dan kebutuhan masyarakat pembaca di daerah tersebut. Karena itu wajar bila dari segi konten berita tidak terlalu jauh berbeda.

Namun dalam kaitannya dengan masalah iklan koran daerah, terasa sekali perbedaannya. Masalah iklan ini umumnya berkaitan dengan masalah manajemen media yang sangat mengandalkan iklan sebagai sumber pendapatan utamanya. Koran daerah yang tergabung dalam jaringan nasional biasanya memiliki jaringan periklanan yang kuat pula. Sehingga wajar bila perkembangan koran daerah yang masuk dalam jaringan koran nasional lebih baik dan lebih maju.

Kondisi ini berbeda sekali dengan koran daerah yang diterbitkan oleh pengusaha local yang umumnya memiliki modal yang relatif terbatas. Apalagi bila Koran jenis ini kurang atau tidak mempunyai strategi pemasaran iklan yang progresif, maka pemasukannya dari iklan juga akan sangat terbatas. Karena itulah Koran daerah harus pandai dalam menjual iklan koran daerah agar mendapatkan pemasukan untuk menghidupi korannya.

  • Share this post
 Chat dengan CS Kami