Perkembangan Iklan Koran Indonesia

Perkembangan Iklan Koran Indonesia

Perkembangan iklan koran Indonesia ternyata cukup menggembirakan. Iklan koran sebagai bagian dari media periklanan secara luas juga memperlihatkan pertumbuhan yang signifikan.  Setidaknya hal itu dapat dilihat  bertambah banyaknya jumlah koran yang ada serta makin banyaknya jumlah iklan yang dimuat di media massa cetak tersebut.

Dari segi jumlah media massa cetak yang ada memperlihatkan perkembangan yang sangat menggembirakan. Bahkan perkembangan ini boleh dikata sangat pesat, terutama dalam 5 tahun terakhir. Untuk jenis majalah saja, saat ini jumlahnya mungkin mencapai puluhan atau bahkan ratusan. Dari majalah tentang computer, gadget, wanita, hobi, hingga resep masakan.

Begitu juga untuk jenis tabloid, jumlahnya juga tak kalah dengan majalah. Ada tabloid yang khusus membahas soal peluang usaha, perburungan, hingga tentang ikan. Bahkan untuk topik tertentu seperti gadget atau handphone, jumlahnya mungkin mencapai belasan.

Tak berbeda jauh pula dengan koran. Bahkan jumlah koran yang terbit dan beredar di Indonesia terus tumbuh seiring kebutuhan masyarakat yang terus meningkat untuk mendapatkan informasi.

Data Iklan Koran Indonesia

Besarnya jumlah dan jenis media massa cetak, khususnya koran, tentu saja memberikan alternatif yang sangat beragam bagi produsen dan pelaku usaha untuk memasang iklannya. Pertumbuhan nilai dan kue iklan koran Indonesia pun terus bertambah dan mampu menjadi sumber pendapatan yang penting bagi pengelola koran.

Menurut data dari Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI), surat kabar mendapatkan sekitar 26 persen dari total kue iklan yang ada. Seperti kita maklum, sebagian besar kue iklan masih dikuasai dan dinikmati oleh stasiun televisi yang mencapai 61 persen lebih. Sedangkan media lain yang mendapatkan kue iklan itu adalah radio sebanyak 5,3 persen, majalah 4,2 persen, dan tabloid 1,3 persen. Sedangkan media luar ruang atau outdoor mendapat jatah sekitar 2,2 persen.

Televisi tampaknya masih menjadi magnet bagi calon pemasang iklan karena dinilai lebih efektif, meskipun harganya amat mahal. Jenis produk yang diiklankan di televise umumnya adalah produk-produk consumer goods yang menyasar pasar seluruh pelosok tanah air. Diantaranya ada produk sabun mandi, shampoo, handphone, mie instan, peralatan kecantikan, produk perawatan tubuh, dan lain sebagainya.

Selain itu ada fenomena menarik yang perlu dicermati menyangkut iklan koran Indonesia. Mengutip hasil penelitian AC Nielsen, PPPI biasanya juga mengumumkan belanja iklan untuk berbagai kategori produk. Nah, salah satu jenis produk dengan belanja iklan yang cukup besar adalah produk-produk herbal dan pengobatan alternative.

Data PPPI tahun 2005 memperlihatkan bahwa belanja iklan produk-produk pengobatan alternatif mencapai angka Rp 136 bilion, dan meningkat sangat tajam dibandingkan tahun 2004 yang mencapai Rp 121 bilion. Produk ini menduduki urutan ke-8 dari daftar pemasang iklan terbesar, dan mengalahkan sejumlah berbagai produk nasional seperti telepon seluler atau sepeda motor.

Menariknya lagi, produk-produk pengobatan alternatif seperti herbal, tabib, obat-obat keperkasaan seksualitas, dan berbagai jenis pengobatan tradisional lainnya ini lebih memilih memasang iklannya di surat kabar, radio, maupun majalah dan tabloid. Fakta ini tentunya sangat mendukung perkembangan iklan koran Indonesia menjadi makin dinamis.

  • Share this post
 Chat dengan CS Kami